Ingin tulisan anda dibaca banyak orang. Kirimkan tulisanmu disini

Perhatikan 5 hal ini Sebelum Memutuskan Menjadi Content Creator

Sebelum kalian memulai karir di bidang content creator, Lakukan langkah langkah di bawah ini sebelum memulai karir di bidang content creator.


Di era yang serba digital ini, segala hal yang berhubungan dengan konten sangat-sangat digemari. Entah itu konten video, teks, atau suara yang masing-masing memiliki jangkauan audiens yang berbeda.

Setiap harinya, para milenials selalu mengonsumsi konten entah dari YouTube, IG, Blog, Twitter, dan sebagainya. Tujuannya pun beragam, ada yang sekedar melepas kejenuhan, ada yang mencari informasi, ada pula yang merupakan tuntutan pekerjaan. Melihat fenomena ini, tentunya pekerjaan yang berhubungan dengan konten akan sangat dibutuhkan.

Ada banyak jenis pekerjaan yang berhubungan dengan konten, jika  kalian memiliki skill berlebih di bidang editing video kalian bisa mencoba menjadi video creator. Jika kalian memiliki bakat di bidang fotografi, kalian bisa menjadi instagram photo creator atau member di shutter stock.

Jika kalian suka dengan bidang olah suara, kalian bisa menjadi seorang voice over, dubber, dan sejenisnya. Atau jika kalian merasa memiliki bakat di bidang kepenulisan, kalian bisa menjadi seorang content writer atau copy writer.

Tapi sebelum kalian memulai karir di bidang content creator, ada baiknya kalian menggali dahulu minat dan bakat kalian. Lakukan langkah langkah di bawah ini sebelum memulai karir di bidang content creator.


Lakukan tes minat

Coba lakukan tes terhadap diri kalian, jenis konten apa yang menurut kalian mampu kalian kerjakan. Hal ini bertujuan untuk mencari passion kalian pada konten spesifik yang memungkinkan kalian kuasai.

Coba kerjakan jenis konten yang mampu kalian kerjakan. Evaluasi hasilnya, kemudian evaluasi mana jenis konten yang paling nyaman kalian kerjakan.

Buat bagan sederhana dan deskripsikan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis konten. Baik hasilnya, tingkat kerumitannya, dan  potensi audiensinya.

Kembangkan skill

Jika merasa sudah menemukan jenis konten yang sesuai dengan passion kalian, selanjutnya kembangkan skill. Kalian dapat mengikuti pelatihan pelatihan yang banyak ditawarkan di media massa. Manfaatkan IG dan Facebook yang sering memberikan iklan berdasarkan minat kalian.

Bangun relasi

Skill dan relasi mempunyai hubungan yang sangat erat. Skill tanpa relasi membuat karirmu sulit berkembang. Sedangkan relasi tanpa skill hanya akan menghabiskan waktumu.

Bangun relasi dengan cara masuk ke dalam komunitas yang sejalan dengan bidang yang kalian tekuni. Jadilah teman yang baik. Tidak perlu menjadi "pintar" di awal, cukup menjadi orang yang paham tujuan komunitas. Selanjutnya tinggal kembangkan relasi dengan kemampuan komunikasi sosial yang baik

Menjadi unik dan berbeda

Mengutip dari Panji Pragiwaksono, Sedikit berbeda lebih baik daripada sedikit lebih banyak. Orang akan mengingat kita karena kita berbeda dari yang lainnya.

Analoginya sederhana, jika ada seratus jarum dengan warna dan ketajaman yang sama, maka semua jarum akan nampak sama saja. Tetapi jika salah satu jarum tersebut berwarna hijau, makan pandangan kalian akan otomatis tertuju pada jarum hijau tersebut.

Kalian bisa mengeksplor dan mengembangkan bidang konten yang kalian tekuni. Pelajari juga karya dari teman-teman yang bergerak di bidang yang sama. Bandingkan dan temukan karakter kalian sendiri

Konsisten

Bagi setiap content creator, hal yang paling berat adalah konsisten. Menjaga diri untuk tetap konsisten mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi. Banyak content creator yang gagal karena tidak konsisten.

Tanamkan kesadaran penuh untuk konsisten membuat konten karena itu yang akan membuat kalian disiplin. Entah di hargai atau tidak oleh audiens, jika kalian secara berkala melakukan evaluasi dan perbaikan niscaya karya kalian akan mendapat tempat di hati para audiens.


Jika kalian benar benar berniat menjadi seorang content creator, tanamkan pada diri kalian bahwa sesulit apapun pasti ada jalan keluarnya. Yang terpenting adalah tetap berkembang mengikuti perkembangan jaman.

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak!
Karena kedewasaan tercermin dari apa yang keluar dari mulut dan perilaku.
Termasuk juga jempol saktimu